Kamis, 13 Juni 2013

5 Hal yang Harus Wanita Ingat Saat Traveling

Jakarta - Traveler wanita lebih rawan mengalami tindak kriminal saat traveling. Tapi jangan takut, 5 hal berikut ini akan membuat perjalanan Anda menjadi lebih nyaman dan aman. Ingat baik-baik dan terapkanlah selama di perjalanan!

Tak sedikit traveler wanita yang gemar jalan-jalan. Mereka tak kalah dengan traveler pria, ada yang suka mendaki gunung, berkeliling ke sudut-sudut kota, atau menyelami lautan. Tapi sayang, beberapa waktu ini banyak tindak kriminal yang terjadi pada traveler dunia seperti yang terjadi di India.

Namun, bukan berarti traveler wanita harus takut untuk traveling. Dilansir dari situs Government of Canada, Rabu (24/4/1023), berikut 7 hal yang harus wanita ingat saat traveling:

1. Pelajari destinasi tujuan sebelum traveling

Inilah hal utama yang harus Anda lakukan, yaitu pelajari destinasi tujuan Anda secara detil sebelum melakukan perjalanan. Pelajarilah rute-rute transportasi dan tempat-tempat penting, seperti kantor polisi atau rumah sakit. Anda bisa mengetahuinya melalui referensi teman yang dipercaya atau mengetahuinya melalui internet.

Jika Anda tersesat di jalan, jangan biasakan untuk membuka peta di jalan. Ini menunjukan Anda adalah seorang turis yang tersasar. Jika tidak mengetahui arah jalan, lebih baik tanyakan langsung kepada polisi.

Selain itu, pelajarilah budaya setempat. Jangan memakai pakaian yang terbuka saat berada di lingkungan dengan norma yang ketat. Hormatilah kebudayaan masyarakat sekitar.

2. Waspada terhadap orang yang baru dikenal

Berhati-hatilah terhadap orang yang baru Anda dikenal, baik itu pria atau wanita. Ada baiknya juga Anda waspada terhadap sesama traveler yang baru Anda temui.

Bukan berarti Anda menutup diri, tapi bersikap lebih melindungi diri. Jangan terlalu mudah percaya dengan apa yang mereka ucapkan, atau jangan mudah menerima makanan dan minuman dari mereka. Bukan apa-apa, tindakan kriminal bisa dilakukan oleh siapa saja. Bisa saja mereka mencuri barang milik Anda.

3. Naik taksi resmi

Jika Anda hendak naik taksi, maka carilah taksi yang resmi. Taksi resmi memiliki label perusahan di badan mobilnya. Untuk mengetahui taksi-taksi resmi, Anda bisa mencarinya terlebih dulu di internet atau melalui referensi hotel. Jangan biasakan memberhentikan taksi di pinggir jalan.

Selain itu, perhatikan nomor plat dan nomor taksi tersebut. Perhatikan juga papan nama sang pengemudi. Setelah di taksi, kuncilah pintu Anda dengan benar. Tak sedikit tindakan kriminal terjadi pada wanita saat berada di taksi.

4. Jangan pernah menerima tumpangan orang asing

Jika Anda tidak dapat taksi atau kendaraan umum, maka jangan sekali-kali menerima tumpangan orang asing. Menumpang kendaraan orang lain merupakan sesuatu yang biasa terjadi di beberapa negara di dunia. Tapi ingat, bagi wanita yang ditawarkan tumpangan dari orang asing, jangan naik! Lebih baik menunggu taksi atau kendaraan umum lainnya meski harus menunggu lama.

5. Jangan takut untuk teriak

Teriaklah jika Anda merasa dalam bahaya. Jangan berdiam diri dan justru tidak berani melakukan apa-apa ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Teriakan atau sebuah peluit dapat membantu Anda untuk menarik perhatian masyarakat sekitar. Hal ini dapat mengurungkan niat orang yang ingin mencelakakan Anda dan mungkin melarikan diri. Anda pun aman.

Itulah 5 hal penting yang harus diingat perempuan saat traveling. Siapkan peralatan dan kebutuhan Anda sebelum perjalanan dimulai. Nikmati setiap langkah di destinasi tujuan Anda. Selamat traveling!

sumber: detik.com

3 Hal Penting yang Dilakukan di Facebook Sebelum Traveling

Jakarta - Jejaring sosial bisa menjadi media berbagi momen ataupun menemukan teman lama. Tak cuma itu, Facebook juga bisa membantu melancarkan liburan Anda, asal tahu caranya. Berikut 3 hal pentingnya!

Banyak kasus kejahatan yang terjadi di Facebook namun bukan berarti jejaring sosial yang satu itu tidak aman sama sekali. Asal tidak terlalu mudah percaya dan terbuka pada orang atau teman di dunia maya, media sosial bisa jadi hal yang sangat membantu. Dari Matador Network, Rabu (17/4/2013) inilah 3 hal penting yang dilakukan di Facebook sebelum traveling:

1. Tulis status Facebook yang tepat

Sekadar menulis rencana perjalanan Anda di status Facebook bisa sangat berguna untuk kelancaran liburan. Jangan menulis yang terlalu rinci, dan jangan juga menulis keadaan Anda yang bisa terkesan rentan.

Tulis saja Anda akan berlibur ke sebuah negara atau paling maksimal kota tujuan. Memberi detail terlalu banyak malah akan membahayakan Anda. Dengan mengupdate ke mana Anda akan pergi liburan, informasi tak disangka pun bisa berdatangan.

Kebanyakan pengguna Facebook tidak terlalu menyadari siapa saja yang jadi temannya. Di sinilah gunanya update. Dengan begitu, teman-teman Anda bisa merespon mengenai tujuan liburan. Bisa saja teman lama Anda ternyata tinggal di kota tujuan.

Tak jarang juga dari para pengguna Facebook yang kopi darat dengan temannya saat liburan ke suatu tempat. Di sinilah keuntungannya. Anda bisa bertemu dan mendapat informasi menarik mengenai destinasi liburan dengan teman Facebook.

Kadang, Anda bisa dapat bantuan dari teman yang selama ini hanya jadi teman pasif. Yang harus diingat, pastikan Anda berada di tempat umum jika ingin bertemu dengan orang baru. Serta, tingkatkan keamanan diri apalagi saat bertemu seorang diri.

2. Gunakan halaman pencarian

Banyak hal yang bisa dilakukan di dalam boks pencarian Facebook. Salah satunya adalah menemukan halaman Facebook resmi milik sebuah kota. Seperti contoh, saat mencari kota Bangkok, akan keluar informasi mengenai teman Anda yang pernah melancong ke sana.

Bahkan lebih baik, ada juga informasi mengenai orang-orang yang Anda kenal yang tinggal atau sedang belajar di kota tersebut. Dengan begini, kemungkinan mendapat informasi terpercaya pun lebih besar.

Mereka bisa memberitahu di mana penginapan yang nyaman atau murah. Mereka juga bisa memberi daftar destinasi wisata yang mungkin lebih keren dan belum banyak diketahui orang lain.

3. Mencari teman baru

Jika tidak ada teman yang tinggal di tempat tujuan liburan Anda, jangan ragu mencari teman baru. Ini bisa dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya, mencari tahu dari teman Anda, apakah mereka punya teman yang tinggal di kota yang akan jadi tempat liburan Anda.

Tak jarang dari mereka yang dengan baik hati menawarkan menemani berkeliling kota, jika mereka ada waktu. Carilah teman yang kira-kira supel dan mudah bergaul dengan orang baru. Karena ada beberapa orang yang tertutup dan tidak suka ditanya mengenai banyak hal.

Agar tidak terlalu kaku, sesekali adakan perbincangan sebelum pertemuan. Anda bisa mencari teman baru maksimal seminggu sebelum berangkat liburan. Dari sana, Anda bisa mengenal teman baru dengan lebih baik.

Dalam jangka waktu maksimal seminggu sebelum keberangkatan, Anda bisa mencari banyak informasi mengenai kota tujuan Anda dari kacamata orang lokal. Jangan heran jika itinerary Anda berubah karena mendapat info objek wisata yang lebih asyik. Namun, jika teman baru dirasa mencurigakan, jangan ragu untuk menghentikan pembicaraan.

sumber: detik.com

Mau Liburan Bebas Stres, Begini Caranya!

Jakarta - Mendapati rencana liburan berjalan dengan sempurna sepertinya jadi impian setiap orang. Tak sedikit dari traveler yang merasa stres saat liburannya berantakan. Inilah 7 cara bebas stres saat liburan.

Liburan adalah saatnya bersenang-senang dan melupakan masalah sejenak. Saat setiap hal kecil dianggap masalah, sama saja Anda tidak liburan. Dari Huffington Post, Kamis (18/4/2013) berikut 7 cara liburan bebas stress:

1. Dengarkan lagu

Sebelum pergi liburan, masukkan lagu-lagu pilihan Anda untuk didengarkan sepanjang perjalanan. Carilah lagu favorit, lagu baru, lagu yang menenangkan dan juga yang bersemangat. Makin banyak dan beragam lagu yang dimasukkan, makin sering lagu bisa didengarkan. Karena, lagu yang sejenis akan lebih cepat membuat Anda bosan.

2. Pergi ke destinasi yang belum terkenal

Semakin terkenal sebuah destinasi, semakin banyak wisatawan yang datang ke sana. Ramai dan penuhnya turis bisa membuat Anda mudah stres. Daripada begitu, lebih baik carilah destinasi yang belum terkenal, namun pastikan, memiliki kecantikan yang tak kalah dibanding yang sudah eksis. Tanyalah kepada warga lokal mengenai objek wisata yang tidak biasa.

3. Olahraga di luar hotel

Beberapa traveler tak ingin kehilangan bentuk tubuh idealnya saat liburan. Banyak dari mereka yang rela menghabiskan waktu di ruang fitness hotel. Ini akan membuat traveler lebih mudah stres karena berada di dalam ruangan. Daripada olahraga di hotel, lebih baik coba jogging di taman kota atau berenang di pantai atau sungai.

4. Hindari restoran siap saji

Salah satu masalah kecil yang dibesar-besarkan adalah sulit menemukan makanan yang dikenal. Saat berkunjung ke tempat baru dan tidak cocok dengan makanan setempat, seringnya traveler langsung lari ke restoran siap saji. Buang jauh-jauh penolakan terhadap hal baru, termasuk dengan makanan. Nikmati makanan setempat tanpa harus stres saat tidak menemukan resto yang dikenal.

5. Hafalkan kalimat dasar dalam bahasa setempat

Sebelum pergi, terutama ke daerah yang memiliki bahasa berbeda, pastikan Anda sudah mengetahui kalimat-kalimat dasar. Ini akan memudahkan transaksi ataupun keseharian Anda saat liburan. Dengan mengetahui kalimat-kalimat umum, Anda tak perlu pusing membuka kamus saat ingin bertanya arah atau memesan makanan.

6. Jangan takut berkomunikasi dengan bahasa asing

Masih mengenai bahasa, beberapa traveler biasanya gugup dan stres saat terpaksa berkomunikasi dengan orang asing. Kebanyakan masyarakat lokal mengetahui Anda seorang turis dan dengan senang hati membantu saat berbincang. Tak apa gagap dan mungkin lebih banyak bahasa tubuh dibanding bahasa lisan, yang penting usir rasa takut.

7. Tak perlu kuatir saat tersasar

Salah jalan saat liburan adalah satu bumbu yang akan membuat perjalanan jadi lebih seru. Tak perlu kuatir saat tersasar. Hindari menyalahkan kepada partner traveling. Daripada saling menyalahkan, ada baiknya segera bertanya atau mencari rute baru di GPS. Atau, jika ingin lebih asyik, jalan saja sesuai kata hati. Siapa tahu Anda bisa menemukan objek wisata yang tak disangka-sangka.

sumber: detik.com

Mau Berakhir Pekan di Jakarta, Baca Dulu 5 Tips Ini

Jakarta - Tak ada salahnya Anda menghabiskan akhir pekan di Jakarta. Banyak tempat keren di Jakarta, seperti museum, gedung tua, hingga taman kota. Beragam festival pun juga dapat Anda datangi. Tapi sebelum itu, baca dulu 5 tips ini.

Jakarta punya banyak tempat untuk dijelajahi. Ada taman kota yang asri hingga kawasan wisata kuliner yang menarik untuk dikunjungi. Beragam festival budaya juga sering diadakan tiap akhir pekan di Jakarta. Tapi ingat dulu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum jalan-jalan di ibukota negara Indonesia ini.

Dihimpun detikTravel, Jumat (26/4/2013), berikut 5 tips liburan akhir pekan di Jakarta:

1. Pilih kegiatan yang Anda suka

Sebelum menghabiskan akhir pekan di Jakarta, ada baiknya Anda memilih kegiatan yang disuka. Sebab, Jakarta punya beragam tempat yang cocok dengan selera Anda. Jika belum menentukan tujuan, bisa-bisa perjalanan jadi kurang menyenangkan.

Bagi Anda yang suka fotografi, silakan datang ke kawasan Kota Tua. Banyak gedung-gedung bergaya Eropa di sana. Anda yang suka kuliner, kawasan Wisata Kuliner Pecenongan atau Petak 9 di Glodok punya aneka makanan yang lezat. Anda yang suka snorkeling dan diving, beranjaklah ke Pulau Seribu di utara Jakarta. Bagi Anda pecinta sejarah, Museum Perumusan Naskah Proklamasi hingga Museum Sumpah Pemuda adalah surganya.

Oleh sebab itu, tetapkan tujuan atau kegiatan yang Anda sukai. Jika sudah, Anda bisa merencanakan jadwal perjalanan dan menyiapkan biaya perjalanan.

2. Lebih pagi, lebih asyik

Bangunlah lebih pagi saat berlibur akhir pekan di Jakarta. Dengan bangun dan berangkat lebih pagi, Anda bisa merasakan jalanan Jakarta yang sepi dan lebih cepat sampai ke tempat tujuan. Anda pun terhindar dari kemacetan dan suara-suara bising klakson. Keuntungan lainnya adalah Anda bisa menghirup udara segar di Jakarta!

3. Cari informasi untuk lihat festival seru

Biasanya, Jakarta punya sederet pagelaran budaya pada akhir pekan. Baik itu event pameran atau pagelaran festival budaya. Lokasi-lokasi tersebut berlangsung di JIExpo, Monas, atau Taman Mini Indonesia Indah. Untuk mengetahui festival budaya atau pameran di Jakarta, Anda bisa mengetahuinya melalui TV, koran, atau situs media online, seperti detikTravel.

Di akhir pekan ini, ada acara seru di Candra Naya, Jl Gajah Mada, Jakarta Barat. Di sana berlangsung Musyawarah Agung II Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara. Anda bisa berkenalan dengan para sultan atau raja-raja yang berasal dari penjuru Indonesia. Ada pameran benda-benda pusakanya juga lho!

4. Sebelum jalan-jalan, pantau cuaca dulu

Akhir-akhir ini, cuaca di Jakarta sulit ditebak. Hujan deras bisa saja turun sewaktu-waktu. Nah, pantaulah cuaca terlebih dulu sebelum Anda berpergian menjelajahi Jakarta.

Selain itu, tak ada salahnya Anda membawa perlengkapan seperti payung atau jaket. Hal ini akan sangat membantu jika terjadi hujan deras saat sedang berada di jalanan. Jangan lupa untuk minum banyak vitamin juga ya!

5. Siapkan camilan

Jangan lupa untuk membawa camilan saat Anda berlibur di Jakarta. Hal ini dapat menghemat pengeluaran Anda saat dalam perjalanan. Pengeluaran untuk jajan pun semakin berkurang. Selain itu, harga makanan di beberapa objek wisata lebih mahal dari biasanya. Dengan membawa camilan, uang pun hemat dan Anda jadi tidak jajan sembarangan di pinggir jalan.

Sudah siap berakhir pekan di Jakarta?

sumber: detik.com

Tips Liburan Tak Disangka dari Para Ahli Traveling

Jakarta - Para ahli traveling memiliki segudang tips yang bisa membuat liburan Anda semakin lancar dan seru. Beberapa tips dari mereka bahkan mungkin belum terpikir oleh Anda. Apa saja?

Dari Huffington Post, Rabu (1/5/2013) berikut beberapa tips tak disangka yang bisa melancarkan bahkan membuat liburan Anda berbeda. Ada beberapa ahli traveling yang berbagi di sini antara editor situs travel, jurnalis travel dan lain-lain:

1. Duduklah di kursi tengah pesawat. Dari situ, Anda bisa berkenalan dengan orang baru dan bisa saja mendapat cerita baru dari mereka. (Travel editor destinationnw.com, Bob Payne)

2. Potretlah lokasi parkir mobil Anda di bandara. Saat pulang liburan, foto itu akan jadi penyelamat Anda. (Pemilik Tucker & Associates, Lori Tucker)

3. Tak ada setrika di kamar hotel? Gunakan lampu meja di kamar untuk meluruskan pakaian yang kusut. (Pemilik Tucker & Associates, Lori Tucker)

4. Bawa notes. Tulis, atau gambar apa saja yang terlintas di pikiran selama liburan. Ini akan memberi makna liburan yang lebih mendalam dibanding foto dan video. (Jurnalis travel, penulis buku traveling, Pam Grout)

5. Selalu bawa isolasi. Benda ini bisa menyelamatkan di banyak kejadian, termasuk saat sendal putus, tas rusak atau dan lainnya. (Jurnalis travel di National Geographic dan CNN, serta penulis buku traveling, Marybeth Bond)

6. Bawa benda yang membuat Anda tenang. Ini sangat membantu saat Anda traveling lama dan jauh dari rumah. Saya biasanya membawa salah satu perhiasan ibu. Saat frustasi atau kesepian, saya memegangnya dan berusaha berpikir mengenai ibu. (Jurnalis travel di National Geographic dan CNN, serta penulis buku traveling, Marybeth Bond)

7. Potret hal yang tak terduga dengan menggunakan ponsel Anda. Karena biasanya, dalam kejadian dadakan kebanyakan traveler sibuk mengambil kamera sedangkan beberapa momen hanya terjadi dalam beberapa detik. (Jurnalis travel di National Geographic dan CNN, serta penulis buku traveling, Marybeth Bond)

8. Jangan pernah terbang dalam keadaan perut lapar. Keadaan itu hanya akan merusak liburan Anda. Makanlah oatmeal atau buah yang bisa menjaga kestabilan tubuh. (Senior Wakil Direktur Sheraton Hotels & Resorts, Hoyt H Harper II)

9. Bawa bola tenis dan gelindingkan di telapak kaki Anda saat terbang lama di pesawat. Ini bisa membantu sirkulasi darah dengan cara yang mudah dan menyenangkan (Senior Wakil Direktur Westin Hotels & Resorts and Le Merdien, Brian Povinelli)

10. Dengan berjalan kaki, Anda bisa mendapat jauh lebih banyak pengalaman saat liburan dibanding menggunakan kendaraan. Jalan-jalan di sekitar kota atau kawasan liburan memungkinkan Anda bertemu dengan kejadian atau orang yang tak terduga. Inilah yang akan membuat liburan Anda tidak biasa. (Jurnalis dan penulis buku, Jeryl Brunner)

11. Terbukalah dengan hal baru. Liburan merupakan salah satu cara mengembangkan kemampuan dan pikiran. Bukalah hati dan pikiran, terima tantangan dan jangan takut mencoba melakukan hal baru. (Jurnalis travel, Sherry Amantenstein)

12. Selalu bawa multisteker. Ini akan berguna saat Anda traveling ke luar negeri. Karena, tidak semua stop kontak memiliki lubang yang sama. (Manager travel agen Azumano Travel, Jason Hedrick)

13. Selalu siap sedia plastik steril. Benda ini bisa berguna untuk banyak hal. Bawalah beberapa plastik sekaligus. Plastik ini bisa jadi tempat untuk makanan yang tidak habis, atau benda mudah bocor atau tumpah, serta memasukkan pasir atau daun gugur yang cantik. (Travel blogger, Laura Manske)

sumber: detik.com

6 Tips Aman Naik Taksi Sendirian untuk Wanita

Jakarta - Taksi kadang jadi pilihan banyak wanita yang tidak ingin repot naik turun angkutan umum saat traveling. Tapi sebaiknya Anda berhati-hati jika naik taksi sendirian di berbagai tempat. Ikuti 6 tips berikut.

Dikumpulkan detikTravel, Senin (29/4/2013) 6 inilah tips aman untuk wanita yang akan traveling sendirian dengan taksi:

1. Pesan taksi saja

Untuk memastikan taksi yang Anda naiki aman, sebaiknya pesan taksi dari operator langsung. Jangan menyetop taksi di tengah jalan, atau taksi yang sedang mengetem di pinggir jalan.

Dengan memesan langsung, secara otomatis keamanan taksi dan supir yang menjemput Anda di bawah pengawasan langsung operator. Traveler pun lebih aman ketika bepergian.

2. Minta nomor dan nama supir taksi yang akan menjemput

Setelah memesan, hal lain yang sebaiknya Anda lakukan demi keamanan adalah meminta nomor dan nama supir taksi. Ini digunakan untuk memastikan apakah taksi yang datang sesuai dengan nama yang informasikan petugas resmi. Jika berbeda, minta konfirmasi dengan menelepon kembali petugas resmi.

3. Duduk tepat di belakang supir

Setelah berada di dalam taksi, pilih duduk tepat di bangku belakang supir. Jangan duduk di posisi yang menyerong dengan supir. Ini dimaksudkan agar supir taksi tidak bisa melihat gerak-gerik Anda.

Jika duduk menyerong, supir bisa melihat apa yang Anda lakukan dari kaca spion depan. Dengan melihat gerak-gerik, supir jahil bisa saja melakukan rencana jahat.

4. Jika ada hal yang tidak mengenakkan, langsung lapor ke petugas resmi

Jika di tengah perjalanan Anda merasa ada pelayanan taksi yang tidak menyenangkan, atau membahayakan, jangan ragu untuk lapor ke kantor pusat taksi tersebut. Laporkan nomor taksi, nama supir dan keluhan Anda. Ini baik untuk perbaikan layanan, dan agar traveler lain tidak mengalami hal serupa.

5. Jangan memakai barang berharga

Jika traveling sendirian dan ingin tetap aman, tentu Anda harus menghindari menggunakan perhiasan mencolok. Gunakan saja perhiasan sewajarnya. Ini untuk menghindari orang berbuat jahat karena terpancing perhiasan yang Anda gunakan.

6. Catat nomor taksi dan nama sopir

Tips terakhir ini paling klasik, paling sering disebut-sebut, tapi paling efektif. Mencatat nomor pintu taksi dan nama sopir tidak hanya menyelamatkan penumpung secara umum, tapi juga khususnya wanita.

Banyak kasus kejahatan terhadap perempuan di taksi, bisa diungkap polisi karena penumpang perempuan itu mencatatat nomor taksi dan nama sopir. Selain itu, jika terjadi kehilangan barang, traveler wanita yang pergi sendirian bisa segera melacak keberadaan barang yang hilang dengan memberi informasi nomor taksi dan nama sopir ke pihak operator taksi.

sumber: detik.com

5 Tips Makan Murah Saat Traveling ke Sumbar

Jakarta - Wisata kuliner pasti jadi agenda wajib setiap traveler yang datang ke Sumatera Barat. Ada banyak rumah makan yang bisa Anda pilih dengan pilihan beragam. Meski begitu, ada trik khusus agar bisa mendapat harga murah.

Dihimpun detikTravel, Selasa (30/4/2013) inilah 5 tips agar Anda bisa makan murah saat traveling di Sumatera Barat:

1. Pilih kios atau warung makan, bukan rumah makan

Harga makanan yang ditawarkan kios makanan tentu berbeda dengan harga makanan yang ada di rumah makan besar. Biasanya, harga seporsi nasi kapau yang ada di warung makan lebih murah ketimbang di rumah makan.

Untuk itu, jika ingin mengirit biaya makan, sebaiknya Anda memilih kios atau warung makan biasa daripada restoran. Biasanya, warung makan semacam ini ada banyak di sepanjang jalan berbagai daerah di Sumatera Barat.

2. Tanya harga makanan

Setelah berada di tempat makan, jangan langsung memilih menu makanan yang akan dipilih. Utamakan untuk bertanya harga makanan masing-masing menu. Ini penting agar Anda bisa memperkirakan berapa uang yang harus dikeluarkan dari menu yang dipilih.

Selain itu, bertanya harga makanan juga penting agar Anda tidak tertipu begitu membayar. Beberapa penjual nakal bisa saja tiba-tiba menaikkan harga makanan, karena Anda belum bertanya sebelum memilih.

3. Gunakan bahasa Minang

Ini adalah hal lain yang bisa Anda untuk menghemat biaya makan, yaitu menggunakan bahasa Minang. Hampir semua orang di setiap daerah, termasuk Sumatera Barat mudah simpati dengan turis yang bisa menggunakan bahasa lokal.

Trik ini pun bisa digunakan untuk menghemat biaya makan. Cobalah berbincang dengan penjual menggunakan bahasa Minang. Biasanya, cara ini cukup ampuh untuk mendapat diskon makan.

4. Ajak kerabat yang masih asal Minang

Jika memiliki kerabat asli Sumatera Barat, ajaklah ia untuk makan bersama. Biasanya, setiap orang punya tempat makan langganan. Melihat Anda datang bersama langganan, penjual bisa saja memberi harga murah. Untuk langganan alasannya.

5. Pilih makan untuk dibawa pulang

Mungkin tak banyak yang tahu, kalau seorang penjual bisa saja memberikan makanan lebih banyak ketika Anda memilih untuk dibawa pulang, ketimbang makan langsung di tempat. Sebagai contoh, kebanyakan penjual akan memberikan 2 potong daging rendang untuk satu nasi bungkus.

Sedangkan, untuk pembeli yang makan ditempat hanya akan diberikan satu potong rendang ketika memilih makan di tempat. Padahal, harga yang diberikan sama. Jadi, Anda bisa mendapat bonus makanan dari penjual ketika lebih memilih untuk membungkus makanan. Lebih murah bukan?

sumber: detik.com