Jumat, 22 Oktober 2010

Keuntungan Bila Menarik Napas Dalam-Dalam

Menarik napas dalam-dalam adalah hal penting bagi kesehatan fisik maupun emosi. Tetapi, karena bernapas cenderung dianggap sebuah refleks menyebabkan aktivitas menghirup napas secara dalam sering dilupakan.


 Mulai sekarang, luangkan waktu sejenak untuk menarik napas dalam-dalam hingga Anda merasa ada udara melewati hidung melalui perut hingga keluar lewat mulut. Ketahui manfaat lainnya dari menarik napas dalam-dalam, seperti dikutip dari Reader Digest.

Meredam stres

Bernapas secara dalam membantu mengurangi stres ketika Anda sedang merasa tertekan. Lewat cara ini tubuh akan mengirimkan sinyal untuk memperlambat reaksi di otak, sehingga ada perubahan hormonal dan faktor-faktor fisiologis lain. Efeknya adalah memperlambat denyut jantung serta menurunkan tekanan darah yang tinggi saat stres.

Menurunkan tekanan darah

Bernapas secara dalam merangsang munculnya oksida nitrat alami yang berfungsi membuat seseorang lebih tenang. Zat tersebut akan memasuki paru-paru bahkan pusat otak, sehingga tekanan darah yang dalam keadaan tinggi bisa menurun.

Memperlambat denyut jantung

Saat kondisi emosi meninggi dan detak jantung terasa cepat, tariklah napas dalam-dalam. Cara ini bisa sangat efektif menurunkan detak jantung saat kondisi Anda sedang stres. "Ambil napas dalam-dalam dengan benar, lakukanlah sebanyak tiga kali. Detak jantuk dan tekanan darah pun akan menurun," kata Dr. Abramson.

Menurunkan amarah

Ambil napas secara dalam ketika Anda mulai merasa emosi sedang meninggi. "Saat marah, tubuh akan merasa tertekan, dengan bernapas secara dalam bisa menurunkan emosi dan tekanan yang muncul," kata Robert Nicholson, Ph.D., asisten profesor dari Saint Louis University.

Mencegah makan berlebihan

Stres adalah salah satu pemicu utama nafsu makan. Agar tidak makan berlebihan ketika stres, Anda bisa mengatasinya dengan latihan pernapasan. Ketika nafsu makan muncul saat stres, ambil napas secara perlahan dan singkirkan makanan dari pikiran dan fokuslah untuk relaksasi.


Sumber :
kosmo.vivanews.com

Megachile Pluto, Lebah Terbesar di Dunia Berasal dari Indonesia

Megachile Pluto adalah lebah yang sangat besar yang terdapat di Indonesia. Lebah ini menggunakan resin untuk membuat kompartemen di sarangnya. Betinanya dapat tumbuh sebesar 3,9 cm dengan panjang lebar sayap 6,33 cm.



Megachile Pluto dianggap sebagai lebah terbesar di dunia, dan disebut juga sebagai Wallace's Giant Bee. Sedangkan pejantannya hanya tumbuh sekitar 2,3 cm.

Megachile Pluto pertama kali ditemukan di Indonesia pada tahun 1859 oleh naturalis Alfred Russel Wallace. Pernah dianggap punah sampai ditemukan kembali pada tahun 1981 oleh Adam C. Messer, seorang entomologi Amerika, yang menemukan enam sarang di pulau Bacan dan pulau-pulau terdekat lainnya.





Letak persebarannya

Lebah ini membangun sarang mereka di dalam sarang rayap aktif, yang menjelaskan mengapa penduduk pulau bahkan tidak mengetahui keberadaan lebah tersebut.


Sumber :
www.kaskus.us